oleh

APBD-Perubahan Tangerang Selatan Bertambah Rp119 Miliar

ABOUT TANGERANG -Tangerang, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) Kota Tangerang Selatan bertambah sebesar Rp119 miliar. Tambahan ini menambah APBD Kota Tangsel dari awalnya Rp3,7 triliun menjadi Rp3,8 triliun. Dilansir dari Antara, Wakil Ketua DPRD Kota Tangsel, Amar, Senin (26/8) mengatakan APBD-P Kota Tangerang Selatan ini telah disepakati DPRD dalam sidang paripurna pekan lalu. Ia mengatakan, berdasarkan pembahasan Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Tangsel bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) telah disetujui terkait APBD Perubahan tersebut. Dia menjelaskan, APBD Kota Tangerang Selatan terdiri dari belanja langsung Rp930 miliar dan belanja tidak langsung Rp2,9 triliun. “Untuk pembiayaan daerah Rp439 miliar yang didapat dari Dana Sisa Lebih Penggunaan Anggaran (SiLPA) yakni Rp461 miliar dan pengeluaran pembiayaan Rp22 miliar,” ungkap dia. Amar mengatakan, pimpinan dan anggota dewan juga berterimakasih kepada seluruh pihak sehingga pembahasan dapat diselesaikan dengan cepat. Senada, Wali Kota Tangsel, Airin Rachmi Diany mengatakan, pihaknya berterimakasih atas proses pembahasan tersebut berjalan dengan baik. “Kami ucapkan terima kasih sebesar-besarnya atas persetujuan bersama APBD-P ini, sehingga proses evaluasi provinsi pun nantinya bisa berjalan dengan cepat, dan kami ucapkan terima kasih juga atas dedikasi di penghujung masa jabatan dewan yang masih bekerja keras untuk pembahasan ini,” ucapnya. Lebih lanjut Airin mengatakan, tahap selanjutnya yang masih harus ditempuh yakni menunggu proses evaluasi dari Pemerintah Provinsi Banten atas APBD-P yang telah disetujui bersama. “Semoga proses evaluasinya cepat, sehingga pelaksanaan anggaran perubahan ini juga bisa berjalan dengan cepat pula,” kata dia. Untuk diketahui, APBD Kota Tangerang Selatan Tahun anggaran 2018 lalu disepakati Rp3,450 triliun. Adapun komponen belanja daerah pada tahun 2018 meliputi belanja tidak langsung sebesar Rp836,89 miliar yang terdiri dari belanja pegawai sebesar Rp 763,93 miliar. Kemudian belanja hibah sebesar Rp63,93 miliar, belanja bantuan sosial sebesar Rp2,124 miliar, belanja bantuan keuangan kepada provinsi/kabupaten/kota dan pemerintah desa dan partai politik sebesar Rp1,940 miliar dan belanja tidak terduga sebesar Rp4,962 miliar. Sementara belanja langsung sebesar Rp2,591 triliun terdiri dari belanja pegawai sebesar Rp389,32 miliar. Belanja barang dan jasa sebesar Rp916,51 miliar dan belanja modal sebesar Rp1,285 triliun, Serta komponen pembiayaan Daerah tahun 2018 sebesar Rp487,52 miliar dan pengeluaran pembiayaan sebesar Rp22 miliar untuk penambahan penyertaan modal.
Sumber : validnews.id
Facebook Comments Box

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed